perjuangan tanpa batas

Jumat, 04 November 2016

Islam Tidak Mengajarkan Terorisme

Image result for islam  teroris
Apakah Umat Islam Pelaku Terorisme
Islam Tidak Mengajarkan Terorisme

Akhir-akhir ini banyak kasus yang terjadi tentang peristiwa terorisme. Banyak modus dibalik terjadinya terorisme yang marak diperbincangkan di muka dunia saat ini salah satunya adalah Islam. Banyak orang yang awam tentang agama Islam terperangkap dalam jaringan terorisme dengan diiming-imingi surga dan puluhan bidadari. Akan tetapi cara mereka tidaklah pas yakni, dengan melakukan bom bunuh diri dan itu ditargetkan di tempat-tempat yang ramai.
Banyak nyawa tidak berdosa melayang akibat dari peristiwa terorisme. Padahal jika dipikir menggunakan logika membunuh 1 nyawa sudah berdosa apalagi puluhan bahkan ribuan seperti yang terjadi pada kasus Bom Bali pada tahun 2004 silam. Perisiwa Bom Bali itu dilakukan oleh teroris bernama Nurdin M Top  yang sudah di hukum mati akibat perbuatannya yang tidak manusiawi yang telah membunuh banyak warga negara asing yang tengah berlibur di Bali. Lalu bagaimana ia akan mendapatkan surga jika yang dilakukan adalah suatu hal yang tidak dibenarkan oleh agama? Tentu saja itu hanyalah tipu daya orang-orang kafir yang ingin menjatuhkan nilai-nilai yang diajarkan dalam agama Islam.
Islam melarang kita untuk berbuat bunuh-membunuh dan teror meneror sebagaimana dalam Q.S Al-Maidah:32 Artinya : “ Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan kerena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya”. Lalu dibagian mananya, Islam memerintahkan membunuh ataupun meneror dengan jaminan surga dan puluhan bidadari?
Kita sebagai umat Islam dilarang untuk menakut-nakuti seseorang, itu sama saja mengganggu ketentraman hidup seseorang. Untuk melawan teroris kita harus melawan rasa takut kita dan harus menjadi orang yang pemberani. Dengan begitu, para teroris pun akan enggan dan mengurungkan niatnya untuk menjatuhkan kita sebagai umat Islam. Karena para teroris itu akan senang dan berbangga diri jika kita takut dengan mereka. Maka dari itu, kita harus bersatu dan tidak takut demi melawan teroris.
Para pemerintah dan aparat pun juga sudah geram dengan para teroris. Pasalnya, teroris ini tidak hanya melanda di Indonesia tetapi hampir seluruh dunia. Tentu saja ini menyita banyak perhatian masyarakat seluruh dunia. Selain menjatuhkan banyak korban jiwa, peristiwa ini juga merugikan banyak pihak, misalnya jika terjadi pengeboman di kota, akan banyak sekali bangunan-bangunan pencakar langit yang akan hancur, sisa zat-zat bahan dasar pembuat bom juga akan merusak lingkungan.
Islam melarang keras kepada umatnya untuk menjadi teroris. Islam juga memastikan bahwa umatnya untuk mencapai akhlak yang tinggi, memiliki akhlak yang baik, dengan menanamkan nilai-nilai yang mulia, yang bisa mengubah mereka menjadi orang-orang yang mencintai umat manusia dengan tulus tanpa membeda-bedakan manusia agama, ras, maupun status sosial.
 Islam mengajarkan umatnya untuk merangkul atau pun menolong seseorang yang sedang kesusahan dan yang memerlukan bantuan, tidak peduli ia seiman atau tidak. Ketika menolong sesama pun umat Islam dilarang untuk pamrih. Umat Islam diajarkan untuk ikhlas saat menolong sesama. Tidak mengharapkan balasan ataupun pujian dari orang lain, melainkan hanya mengharap ridha dari Allah SWT. Islam juga mengajarkan untuk menyingkirkan gangguan dari jalan baik itu, duri ataupun yang lebih kecil dari itu.
Banyak para teroris beranggapan bahwa, apa yang mereka lakukan adalah jihad fii sabilillah. Mereka memerangi orang-orang yang dianggapnya kafir. Allah Yang Maha Kuasa memperingatkan orang-orang yang beriman berkali-kali agar mereka tidak jauh dari-Nya yang merupakan sumber kebaikan. Allah mengingatkan kita bahwa, barang siapa yang menjauh darinya dan membuang segala kebaikan dan membebaskan diri mereka sendiri dari tata susila dialah yang pada akhirnya mengambil jalan menteror pihak lain, memaksa mereka agar memenuhi tuntutan.
Dalam hukum Islam, siapa saja yang melakukan teror dan menakut-nakuti orang lain, ia akan dikenai hukuman yang berat. Mereka inilah yang disebut dengan orang yang berbuat kerusakan di muka bumi seperti para perampok seperti tukang begal. Mereka akan dikenai hukuman yang berat supaya tindakan jahat itu tidak terulang lagi, juga untuk menjaga harta, darah dan kehormatan orang lain.
Orang-orang kafir sejak dahulu telah memerangi kaum muslimin. Mereka yang selalu memberikan julukan yang tidak baik untuk para kaum muslimin. Orang kafirlah yang menggelari orang Islam dengan teroris, segara sifat jelek disematkan pada orang Islam. Padahal sebenarnya itu bukanlah ajaran Islam namun ajaran dan karakteristik orang kafir. Orang kafir dengan sengaja ingin menjatuhkan nilai-nilai Islam yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Dampak lain dari perbuatan teroris ini antara lain seperti membuat musuh-musuh Islam daro orang-orang kafir dan munafiq dari dalam atau luar negeri mengesankan atau mengidentikkan Islam dengan teroris atau menuduh ini perbuatan yang istiqomah terhadap agamanya, jelas ini perkataan yang bathil. Islam terlepas diri dari perbuatan para teroris itu, begitu juga orang-orang yang berpegang teguh pada agamanya terlepas diri dari hal itu.
Apakah masuk di akal orang yang masuk aksi teroris itu dengan menaruh bom sedangkan Islam melarang kita berbuat yang dapat membahayakan diri kita dan orang lain. Berpikirlah wahai orang-orang yang berakal. Begitu juga Islam mengajarkan untuk membunuh dengan cara yang baik, Islam juga mengajarkan menyembelih hewan dengan membaguskan dalam menyembelihnya, seperti dengan pisau yang tajam. Sebagai perbuatan baik pada hewan sembelihan.
Adapun orang yang melakukan bom bunuh diri maka dia telah membunuh dirinya. Ketika bomnya meledak, maka mengkancurkan seluruh tubuhya. Bahkan hampir dirinya tidak terkendali. Maka perbuatan bom bunuh diri ini bisa dipastikan mendatangkan kematian.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar